Home   Blog    Pelatihan
Griyaan

  Kamis, 15 Pebruari 2018 07:57 WIB

Memotong Laporan Berdasarkan Relevansi

Author   admin

Suasana mentoring Pelatihan Menulis Laporan Efektif di Kedutaan Besar Australia, Jakarta, 14 Februari 2018.

Bayangkan sebuah laporan yang panjang dan tebal. Tampak intimidatif? Situasi ini bisa dihindarkan kalau laporan ditulis ringkas dan jernih, dengan mempertimbangkan relevansi setiap data yang mesti disajikan.

Relevansi, kata Hermien Y. Kleden, mantan pemimpin redaksi Tempo English, “adalah kunci.” Prinsip ini, menurut dia, saat mengajar di workshop Effective Report Writing di Kedutaan Australia, 13-14 Februari 2018, mengharuskan penulis memotong kata atau kalimat yang tak penting. Pemangkasan-pemangkasan itu bakal menjadikan puluhan lembar laporan menjadi hanya satu-dua lembar.

Di hadapan 17 peserta workshop, peraih SK Trimurti Award 2009 itu menjabarkan teknik memangkas tulisan. “Setelah dipangkas, bandingkan dengan tulisan yang sebelumnya, apakah ada perbedaan makna,” katanya. Jika tidak ada, artinya tidak ada masalah.

Hermien menyarankan relevansi sudah dipikirkan sejak pengumpulan data. “Riset dan informasi yang dikumpulkan lewat wawancara harus punya relevansi dengan angle laporan,” katanya. Hal itu, menurut dia, akan memudahkan penulis menuangkan data dan informasi yang relevan ke dalam laporan.

Selama workshop berlangsung dua hari, proses belajar berlangsung interaktif. Di samping ceramah satu arah, peserta diajak berdiskusi. Laporan peserta pun dibedah dan dikritik. Bersama dua mentor, Debra dan Amanda, Hermien mengulas laporan peserta secara detail.

Seorang peserta, Reninta, termasuk di antara mereka yang menunggu-nunggu sesi tinjauan laporan itu. “Ini benar-benar applicable, dan dua hari ini kami sudah mendapat tips dan teknik cara menulis yang baik,” katanya.

Gersiano Bagusputra, Learning and Development Officer Kedutaan Australia, merasa senang bisa bekerja sama dengan Tempo Institute. Menurut dia, awak Tempo bukan hanya pakar di bidangnya, melainkan juga bisa menjembatani kebutuhan staf Kedutaan. “Semoga kelas ini bermanfaat dan membantu pekerjaan kalian,” katanya saat menutup workshop.

Sebagai bagian dari seri workshop peningkatan keterampilan menulis, sesi kali ini merupakan penutup. Sebelumnya, tahun lalu, Kedutaan Australia menyelenggarakan workshop Menulis Dasar dan Menulis Efektif. Dua-duanya bekerja sama dengan Tempo Institute.

Baca juga : Badan Siber dan Sandi Negara Akan Gandeng BIN, TNI, Polri

Bagikan
WordPress Video Lightbox Plugin