Home   Blog  
Kiat

  Friday, 04 September 2020 15:03 WIB

Strategi Content Marketing: 3 Kunci Memikat Pelanggan

Author   Admin Blog

Foto oleh Kaboompics.com di Pexels

Content marketing adalah konten-konten yang dibuat untuk tujuan branding dan penjualan dalam bisnis. Content marketing bisa beragam bentuknya. Mulai dari artikel blog, foto, video, podcast, e-book, dan sebagainya. Terdapat tips dan strategi khusus agar Anda mampu membuat content marketing yang tepat.

Content marketing dapat membuat audiens Anda lebih percaya dan terhubung dengan brand Anda. Sehingga Anda harus membuat konten-konten yang relevan, menarik, dan bermanfaat bagi audiens Anda. Ada 3 kunci mendasar dalam pembuatan content marketing. Yaitu konten, audiens, dan distribusi.

1. Konten 

strategi content marketing

Foto oleh Startup Stock Photos dari Pexels

Menurut Content Marketing Institute, Anda wajib membuat konten yang relevan, berharga, dan konsisten. Hal ini bertujuan agar konten-konten yang Anda buat tidak sia-sia dan benar-benar berdampak. Maka Anda perlu menentukan tujuan, melakukan riset topik, dan memilih jenis konten terlebih dahulu.

Pertama, Anda perlu menggunakan prinsip SMART (Spesific, Measurable, Attainable, Relevant, Time Bound) dalam menentukan tujuan pembuatan content marketing. Sebagai contoh, tujuan Anda adalah mendapatkan 5000 followers baru di Instagram (spesific), Anda mengukurnya menggunakan Instagram insight (measurable/terukur), Anda mengetahui bahwa pada bulan lalu Anda bisa mendapatkan 3000 followers dalam sebulan (attainable/dapat dicapai), Anda memiliki sumber daya staf media sosial (relevant), Anda menargetkannya pada periode 1-30 September 2020 (time-bound).

Objective atau tujuan sangat penting untuk menentukan konten seperti yang akan Anda buat. Jika tujuan Anda adalah brand awareness, Anda bisa membuat konten-konten pengenalan. Tujuan consideration dan engagement, konten-konten yang edukatif, inspiratif, menghibur, atau membuat audiens terkoneksi (like, comment, share) bisa menjadi pilihan. Ingin meningkatkan sales atau penjualan? Anda bisa membuat konten-konten promo, diskon, dan free ongkir.

Kedua, Anda harus melakukan riset terkait tren. Anda bisa menyesuaikan tren yang ada dengan topik bisnis Anda sebagai tema konten. Anda bisa menggunakan tools seperti Google Trends, HubSpot Website Grader, What to Write, Feedly, BuzzSumo, Content Forest, dan Blog Post Headline Analyzer. Selain itu, Anda bisa mendaur ulang konten yang sebelumnya sudah pernah Anda publikasikan dan memiliki performa baik.

Ketiga, Anda bisa menentukan jenis konten yang ingin Anda buat. Misal artikel untuk blog atau website, video pada Youtube dan Facebook, foto tunggal dan carousell untuk Instagram dan Twitter, atau podcast di Spotify. Dalam menentukan jenis konten, Anda harus menyesuaikan dengan karakteristik target audiens dan platform yang ingin Anda gunakan ya!

2. Target Audiens

strategi content marketing

Foto oleh Kaique Roche dari Pexels

Anda wajib melakukan riset dan menganalisa target audiens Anda. Anda juga bisa menyebutnya segmentasi pasar. Segmentasi pasar atau buyer persona terdiri dari aspek geografis, demografis, psikografis, dan behaviour (perilaku).

Geografis adalah lokasi target audiens Anda berada, misalnya, di DKI Jakarta, Bandung, dan Tangerang. Sedangkan demografis adalah hal-hal yang berkaitan dengan profil atau status. Contoh jenis kelamin, pekerjaan, pendapatan, dan tingkat pendidikan.

Sedangkan psikografis adalah bagaimana gaya hidup target audiens Anda. Misalnya, bisnis Anda adalah makanan sehat. Maka, target audiens Anda adalah yang memiliki gaya hidup sehat, suka berolahraga, tertarik dengan sayuran organik dan produk herbal.

Behaviour adalah perilaku atau kecenderungan target audiens di dunia maya atau media sosial. Contoh, bisnis Anda adalah skincare. Maka kemungkinan target audiens Anda adalah orang-orang yang suka menonton channel Tasya Farasya dan Suhay Salim di YouTube atau gemar scroll topik outfit of the day di Instagram.

Anda wajib mengenali kebutuhan dan keinginan target audiens Anda. Anda bisa memahaminya dengan memposisikan diri sebagai target audies. Hal ini penting agar Anda dapat membuat content marketing yang relevan, menarik, dan bermanfaat.

Riset audiens juga penting agar Anda mengetahui platform mana yang tepat untuk publikasi konten-konten Anda.

3. Manajemen dan Distribusi Content Marketing

Foto oleh Jess Bailey Design dari Pexels

Anda bisa menggunakan kalender editorial agar manajemen konten terarah. Jadwalkan publikasi konten-konten Anda dengan rapi. Anda harus konsisten dalam membuat dan mempublikasikan konten. Anda akan mendapatkan kepercayaan pelanggan apabila website dan media sosial Anda rutin memproduksi konten-konten yang relevan, menarik, dan bermanfaat.

Selain manajemen distribusi, Anda juga perlu melakukan evaluasi terhadap konten. Anda bisa menggunakan analytic tools yang sudah disediakan oleh platform seperti Instagram Insight atau Facebook Insight. Anda juga dapat memanfaatkan Google Analytics, Social Bakers, atau Analisa.io. 

Evaluasi penting untuk menganalisa mana konten yang memiliki performa baik dan mana konten yang memiliki performa kurang baik. Hal ini bisa menjadi acuan dalam menyusun strategi content marketing Anda selanjutnya.

Kesimpulan: Langkah Merancang Strategi Content Marketing

Anda bisa melakukan strategi content marketing dengan langkah-langkah berikut

a. Menentukan tujuan pembuatan content marketing

b. Melakukan riset terhadap target pasar

c. Menentukan platform untuk publikasi konten

d. Melakukan riset tren untuk topik konten

e. Menentukan jenis konten yang ingin Anda buat

f. Melakukan manajemen dan distribusi konten dengan rapi

g. Mengevaluasi dan menganalisa konten

Selain kreativitas dan kemampuan analisa data, Anda juga membutuhkan skill menulis yang mumpuni agar bisa membuat content marketing yang relevan, menarik, bermanfaat, dan mudah pembaca pahami. Tidak perlu khawatir, Anda bisa mengikuti berbagai kelas menulis di Tempo Insitute. Anda tinggal memilih kelas menulis yang sesuai dengan bisnis Anda! 🙂

Penulis: Erdisa Nurmalia
Editor: Fadhli Sofyan

Baca juga : Badan Siber dan Sandi Negara Akan Gandeng BIN, TNI, Polri

Bagikan
WordPress Video Lightbox Plugin