Tempo Institute
1 Comment

INVESTIGASI BERSAMA TEMPO

[dropcaps round=”no”][/dropcaps][contact_form caption=”Contact Us” description=””][/contact_form]

|Workshop | Pendanaan Liputan | Magang | Mentoring |

Investigasi sering kali bukanlah pekerjaan individu. Ada rangkaian proses, penggalian bahan, cek dan ricek, juga verifikasi berlapis yang menuntut disiplin dan kerja tim yang solid. Pengalaman Tempo membuktikan, sebuah laporan investigasi membutuhkan proses pengerjaan paling sedikit tiga bulan.

Pada sisi lain, Indonesia begitu luas. Ada 34 provinsi, 416 kabupaten, 98 kota, yang dihuni 256 juta jiwa. Kota-kota dan kabupaten dikelola lebih semarak. Ada praktik yang bagus, namun tak sedikit yang koruptif sehingga menggerogoti sendi-sendi kehidupan publik. Investigasi karenanya dibutuhkan sebagai kerja bersama. Jurnalis, praktisi lapangan, bergandeng tangan mengungkap kasus-kasus yang merugikan kepentingan publik.

Berbekal kesadaran bahwa investigasi adalah sebuah kerja kolektif, kami mengundang rekan-rekan jurnalis untuk bergabung dalam program “INVESTIGASI BERSAMA TEMPO”. Program ini diampu bersama oleh Tim Tempo, Tempo Institute, didukung Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN), dan beberapa penggerak civil society, antara lain Migrant Care, Auriga Nusantara, dan Indonesia Corruption Watch (ICW).

Program ini hanya berlaku untuk jurnalis yang memiliki motivasi kuat, tidak takut menghadapi kesulitan dan tantangan liputan, dan bersedia menjalani proses yang intensif bersama Tempo.

Silakan kirimkan proposal liputan investigasi Anda, diutamakan yang sudah memiliki data dan temuan awal yang konkret. Topik beragam, mulai dari korupsi pengadaan, korupsi di bidang sumber daya alam dan kehutanan, perdagangan manusia, dan berbagai kasus yang terkait pelayanan publik.

Demi menjaga mutu dan intensitas mentoring, penyaringan program ini akan berlangsung selektif. Kami akan memilih 8 (delapan) jurnalis yang serius hendak melakukan investigasi. Mari bergandeng tangan, untuk Indonesia yang lebih baik.

TEMA
“Membongkar Korupsi, Membersihkan Indonesia”

Sub tema
1. Perdagangan Anak dan Perempuan
2. Skandal Korupsi Dalam Pelayanan Publik
3. Persoalan Lingkungan Hidup

TENTANG PROGRAM
Program ini merupakan inisatif bersama TEMPO INSTITUTE dan Free Press Unlimited (FPU) di Belanda yang memiliki perhatian besar pada isu kebebasan pers dan profesionalisme jurnalis.
Program Pendanaan Investigasi – INVESTIGASI BERSAMA TEMPO ini diharapkan mampu memotivasi jurnalis untuk menghadirkan lebih banyak lagi liputan investigatif yang terkait dengan kepentingan publik.

TENTANG PESERTA
▪ Peserta adalah jurnalis, yang bekerja di media maupun yang bekerja secara lepas (freelance), dengan pengalaman kerja jurnalistik minimal 3 (tiga) tahun.
▪ Pernah melakukan liputan investigasi yang dibuktikan dengan contoh liputan.
▪ Warga negara Indonesia.

TENTANG WAKTU & PROSES PENDAFTARAN
Formulir aplikasi dapat diunduh di sini. Data isian harap dilengkapi lalu dikirim ke adm@tempo-institute.org selambat-lambatnya tanggal 27 Agustus 2016.

Setiap aplikan hanya boleh mengirimkan satu aplikasi, namun usulan liputan dapat lebih dari satu.

TENTANG PROSES SELEKSI
▪ Proses seleksi dimulai tanggal 27 Agustus melalui tahapan seleksi administrasi untuk dikompilasi.
▪ Untuk proses awal ini dilaksanakan oleh tim Tempo Institute, sebelum kemudian dibawa diseleksi lebih lanjut oleh Advisory Team.
▪ Tim Penasehat melakukan seleksi pada tanggal 27–31 Agustus 2016 dengan kriteria seleksi sebagai berikut :
a. Tema Liputan
b. Orisinalitas Usulan Liputan
c. Dampak bagi publik
d. Data dan Dokumen Temuan Awal

KONTAK
▪ Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Sdr Stefanus Felix Lamuri
TEMPO INSTITUTE
Gedung TEMPO Lt.3, Jalan Palmerah no 8, Jakarta
Telp. (021) 5482132 Ext. 495, 496
www.tempo-institute.org

Formulir Aplikasi INVESTIGASI BERSAMA TEMPO (440 downloads)

1 COMMENT
  1. Jacky

    Dear Tempo

    Apakah ada Program Investigasi Bersama Tempu Untuk Tahun 2017 ?

    Terima Kasih

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top