Home   Blog  
Griyaan
  26 February 2018 07:23:01 WIB

Tips Memangkas Laporan


Sesi mentoring menulis laporan efektif, Jakarta, 23 Februari 2018

Meringkas laporan menjadi 2-3 lembar bukanlah hal yang mustahil. Keterampilan itulah yang diasah staf Manajemen Risiko Bank Mandiri pada Pelatihan Menulis Laporan Efektif di Mandiri University, Jakarta, 19 dan 23 Februari lalu.

Upik Trisda Leawaty, Kepala Divisi Risiko Fraud, mengatakan, manfaat keterampilan menulis ia rasakan setelah mengikuti pelatihan menulis laporan audit bersama TEMPO Institute (TI). Menurutnya, staf bagian Manajemen RIsiko pun membutuhkan keterampilan serupa. Ia pun meminta TI menggelar pelatihan yang terbagi dalam dua batch. “Agar mereka mampu menulis laporan yang ringkas, dan mudah dipahami,” ungkapnya.

Muhammad Taufiqurohman (MTQ), pengajar sekaligus mentor pelatihan membagi kiat meringkas laporan. Jika laporan dengan satu topik, menurut MTQ, pertama pilihlah poin laporan paling menarik, penting, atau yang terbaru. Misalnya yang terkait dengan modus, atau pelaku.

Jika laporan panjang dengan banyak topik, bisa memulai dengan memecah beberapa laporan berdasarkan kategori. “Pilih beberapa fenomena atau data yang paling menarik, atau penting di masing-masing kategori,” katanya, misalnya soal pertumbuhan (naik atau turun), pangsa pasar (naik atau tergerus).

Selanjutnya, penulis bisa membuat ringkasan eksekutifnya. Informasi dalam laporan ringkas ini setidaknya memiliki unsur 5W+1H; Apa yang terjadi (what), kapan terjadinya (when), di mana saja terjadi (where), mengapa terjadi (why), bagaimana kejadiannya (how), dan diakhiri dengan usulan atau rekomendasi. Tren angka pertumbuhan atau sebaliknya bisa dibuatkan infografisnya, dan disertai penjelasan ringkas.

Kepala Divisi Pelatihan TI, Yus Ardhiansyah, mengatakan pelatihan ini untuk menjawab kebutuhan para atasan yang menginginkan laporan ringkas. “Para atasan tidak cukup banyak waktu membaca laporan yang tebal,” ujarnya. Ia melanjutkan, pelatihan sehari tidak serta merta membuat peserta jago menulis. ”Yang penting setelah mendapat ilmu langsung diterapkan,”katanya.

Baca juga : Badan Siber dan Sandi Negara Akan Gandeng BIN, TNI, Polri

Bagikan
WordPress Video Lightbox Plugin