Home   Blog    Pelatihan
Dapur Tempo

  Selasa, 03 Juli 2018 10:21 WIB

Food Photography Pakai Kamera Pro vs Kamera Ponsel, Bagus Mana?

Author   admin

Memotret Kuliner Nusantara

Fotografi makanan atau food photography saat ini menjadi hobi yang sedang tren, khususnya para pegiat kuliner. Kehadiran media sosial, seperti Instagram, menjadi medium yang paling banyak dipilih untuk membagikan hasil jepretan foto makanan mereka.

Perkembangan teknologi ponsel pintar menawarkan kecanggihan kualitas kameranya, mempermudah pengambilan gambar, sekaligus mengunggah foto makanan dengan fungsi edit yang mudah digunakan. Siapapun bisa menjajal kemampun fotografi dan semakin percaya diri meski hanya menggunakan kamera ponsel. Bahkan banyak yang mengakui kalau kualitas pengambilan foto makanan dengan ponsel sebanding dengan pengambilan foto melalui kamera profesional.

Perlu diketahui ada perbedaan signifikan antara hasil foto yang diambil melalui kamera profesional dengan kamera ponsel. Fotografer profesional, Herry Susanto, menjelaskan perbedaan hasil foto bergantung dari medium apa yang digunakan untuk memperlihatkan foto tersebut. “Contoh, bila Anda mengunggah hasil foto makanan pada Instagram, perbedaan kualitas antara kamera ponsel dan kamera profesional tidak akan begitu terlihat,” ucap Herry kepada Tempo dalam acara workshop ‘Memotret Kuliner Nusantara’ oleh Tempo Institute di Co-working Space Ruang & Tempo, Jakarta, pada Sabtu 30 Juni 2018.

Lain halnya jika foto makanan yang diletakkan pada billboard. Tentu akan terlihat perbedaannya. Hal ini yang dianggap menjadi salah satu kekurangan pengambilan fotografi makanan dengan kamera ponsel. Menurut Herry, semakin besar medium yang digunakan untuk menampilkan hasil foto, maka piksel atau kualitas foto tersebut juga akan terlihat lebih jelas.

Selain itu, Herry melanjutkan, umumnya pemilihan sudut pengambilan gambar atau angle gambar melalui kamera ponsel tidak memperhatikan pencahayaannya. “Karena tidak memperhatikan masuknya cahaya, akhirnya akan membentuk bayangan yang menganggu hasil foto itu sendiri,” ujar Herry yang juga pendiri Jakarta School of Photography ini.

Terlepas dari hasil kualitas gambar, Herry mengatakan penggunaan kamera ponsel juga punya keunggulan, yakni lebih praktis. “Orang bisa mengambil gambar kemudian langsung diunggah ke media sosial,” kata dia. Karena itu, apapun alat yang digunakan dalam fotografi makanan, Herry menganjurkan menerapkan beberapa elemen penting demi hasil yang memuaskan. Konsep apa yang ingin ditunjukkan, penataan makanan serta properti yang mendukung, dan juga pengaturan cahaya saat pengambilan foto tersebut.

Artikel ini pernah terbit di Tempo.co dengan judul  “Food Photography Pakai Kamera Pro vs Kamera Ponsel, Bagus Mana?

Reporter: Anastasia Pramudita Davies
Editor: Rini Kustiani

Kelas Foto Kuliner didukung oleh Solaria Indonesia, Prima Imaging, Dapur Hangus, Dapur Sulthan Catering, Sayuran dari Fresh and Veggies, Tempo serta Coworking space Ruang dan Tempo.

Baca juga : Badan Siber dan Sandi Negara Akan Gandeng BIN, TNI, Polri

Bagikan
WordPress Video Lightbox Plugin