Tempo Institute
No Comments

Apa Itu Angle?

Kesan Anda ketika memonton film, mendengarkan musik, menyaksikan suatu peristiwa, dan sederet aktivitas lainnya bisa memicu ide menulis. Namun tak jarang kesan ini kompleks dan menyangkut hal-hal yang abstrak atau konseptual. Nah, agar lebih mudah ditulis dan sistematis, maka penulis perlu mengelaborasi kesan tersebut menjadi ide konkrit melalui pertanyaan-pertanyaan. Pertanyaan ini akan membantu memetakan ide Anda sendiri. Langkah ini sangat penting bagi penulis untuk sampai pada penajaman ide : pilihlah hanya satu aspek dari ide tersebut yang paling menarik dan paling penting.

Inilah yang disebut angle, yaitu membidik suatu persoalan hanya dari satu sudut pandang saja. Angle harus jelas, jernih dan tajam. Agar mudah, rumuskan angle dalam kalimat tanya. Apa yang diperlukan untuk merumuskanangle secara jitu? Anda perlu memahami kompleksitas persoalan dan menguraikannya secara sistematis. Hal ini membutuhkan data awal yang kuat dan relatif lengkap. Jika sudah begitu, Anda akan mudah menentukan aspek paling penting dari sebuah persoalan yang layak diulas dalam tulisan.

Angle membantu penulis lebih mudah menuliskan idenya, lebih sistematis, dan menjaga penulis tetap fokus, tidak melenceng ke mana-mana. Tak hanya itu, dengan merumuskan angle, penulis bisa membayangkan bahan apa saja yang diperlukan untuk menuliskan idenya. Sebenarnya, menentukan angle adalah setengah dari pekerjaan menulis.

Misalnya Anda bertugas meliput mobil listrik ciptaan Institut Teknologi Sepuluh November. Alih-alih hanya menulis unsur 5 W dan 1 H secara datar, fokuskan pada aspek apa Anda akan menuliskan ide tersebut. Dari sisi gagasan penciptaan mobilkah? Atau proses pembuatannya? Bisa juga Anda mengulas soal kans mobil itu diproduksi massal atau spesifikasi mobil listrik yang unik dan baru. Ide harus dipertajam dengan cara fokus pada satu aspek yang paling penting, menarik, baru, atau mendesak diungkapkan.

Di tengah arus informasi yang deras seperti saat ini, pertarungan ide tak dapat dielakkan. Siapapun dapat menjadi produsen infomasi asal dapat menulis dan memiliki akses internet. Agar tulisan kita memiliki makna dan bisa turut menjernihkan suatu persoalan, mau tak mau kita harus menulis ide yang kuat, jelas, dan baru. Ini bisa dilakukan jika kita menjadikan angle sebagai pijakan.

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top